Menyimpan makanan

Makanan merupakan tempat hidup dan berkembang biak bagi mikroba.Makanan mengandung sejumlah zat gizi yang dibutuhkan mikroba untuk hidup.  Makanan yang mengandung aneka ragam zat gizi umumnya lebih cepat ditumbuhi mikroba. Jika makanan tidak disimpan dengan baik, maka mikroba akan dapat hidup dan menyebabkan kerusakan pada makanan bahkan dapat menyebabkan penyakit, atau yang biasa diketahui sebagai food borne disease.

Penyimpanan makanan yang baik adalah menyimpan makanan yang kondisinya disesuaikan agar mikroba tidak dapat tumbuh. Cara penyimpanan yang sering dilakukan adalah dengan pendinginan (lemari es). Suhu pendingin terbaik agar mikroba tidak tumbuh adalah dibawah 40C. Pada suhu tersebut mikroba diperlambat pertumbuhannya. Namun beberapa mikroba seperti kapang mampu menetap dan tetap hidup, bakteri yang seperti ini disebut psychrophilic.

Jika memasak makanan dalam jumlah yang banyak yang dimaksudkan untuk berhari-hari, cara penyimpanan yang tepat adalah dengan menyimpan di dalam lemari es. Pemanasan dilakukan hanya saat akan dimakan. Pemanasan tidak dilakukan untuk seluruh makanan, tapi hanya bagian yang akan dimakan. Cara ini dapat mengendalikan pertumbuhan beberapa mikroba patogen.Image

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s