ANALISIS DATA PANGAN DAN GIZI : Z-SCORE

Laporan Praktikum 5 Hari/Tanggal : Senin/18 April 2011
M.K Analisis Data Pangan dan Gizi

PENENTUAN STATUS GIZI BERDASARKAN Z-SCORE

Oleh :
Ika Meilaty I14080120

Asisten :
Pera Tinfika Mutiara, S.Si
Priskila
Rizwana Syarifah

Koordinator Mata Kuliah :
Prof. Dr. Ir. Dadang Sukandar, M.Sc

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT
FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
2011
PEMBAHASAN
IMT digunakan untuk menentukan status gizi bagi orang dewasa, sementara untuk usia 0-18 tahun, acuan yag digunakan untuk menentukan status gizi adalah z-score. Untuk mendapatkan nilai z-score, data yang diperlukan ialah usia (U), berat badan (BB), tinggi badan (TB), jenis kelamin, data nilai median dan standar untuk BB/TB, BB/U, dan TB/U. Data median dan standar untuk BB/TB, BB/U, TB/U telah tersedia pada sheet sebelumnya.
Status gizi yang akan ditentukan adalah status gizi subjek dengan usia kurang dari 18 tahun. Data didapat dari hasil kuesioner pada praktikum sebelumnya. Data kode, BB (A9), TB (A10), usia (A51 dan A52), dan jenis kelamin (A4) disalin ke sheet baru dengan paste special, agar formula untuk kode tidak terbawa. Buat dua buah kolom baru dengan nama IBBTB dan IBBUTBU. IBBTB didapat dengan formula [=INT(($F2-48.5)/0.5)] yang selanjutnya disalin ke baris selanjutnya dengan cara menarik ke bawah. Formula ini didapat berdasarkan rumus IBBTB yaitu =((TB-48,5))/0,5. Fungsi INT atau Integer digunakan untuk membulatkan hasil dari perhitungan kebawah. IBBUTBU didapat dengan formula [=C2*12+D2+1], dengan C2 adalah usia dalam tahun (A51), dan D2 adalah usia dalam bulan. Kemudian formula ini disalin untuk mendapatkan nilai untuk baris berikutnya.
Nilai z-score yang pertama kali akan dihitung adalah BB/U. Untuk mencari nilai z-score BB/U dibutuhkan BBUmedian dan BBUstandar dari masing-masing responden. Data ini diacu pada usia dan jenis kelamin. Fungsi yang digunakan adalah fungsi IF dan INDEX. Fungsi IF digunakan untuk memberikan persyaratan, sementara fungsi INDEX digunakan untuk memasukkan data yang sesuai dengan persyaratan tersebut. Formula yang digunakan untuk mendapatkan BBUmed ialah [=IF($B3=1,INDEX(BBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I3,1),INDEX(BBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I3,3))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet BBU dengan nilai IBBUTBU yang tertera dari kolom ke satu, jika tidak maka masukkan data dari kolom ketiga”. Kolom 1 adalah nilai BBUmed untuk laki-laki, sementara kolom 3 adalah nilai BBUmed untuk perempuan.
Formula yang digunakan untuk mendapatkan BBUstandar ialah [=IF($B2=1,INDEX(BBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,2),INDEX(BBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,4))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet BBU dengan nilai IBBUTBU yang tertera dari kolom kedua, jika tidak maka masukkan data dari kolom keempat”. Kolom 2 adalah nilai BBUsd untuk laki-laki, sementara kolom 4 adalah nilai BBUsd untuk perempuan. Baik formula untuk mencari BBUmed maupun BBUsd dapat disalin ke baris berikutnya untuk mengetahui semua nilai responden.
Nilai z-BBU didapatkan dengan formula [=($E2-$K2)/($L2-$K2)]. Formula tersebut didapat dari rumus untuk mencari z-score, yaitu =(BBaktual-BBUmed)/(BBUsd-BBUmed). Formula tersebut dapat disalin dengan cara ditarik ke bawah, untuk mengetahui nilai baris berikutnya. Status gizi responden didapat dengan formula [=IF($M22,”gemuk”,”normal”))]. Formula tersebut didapat dari cut off point pada z-score yaitu “kurus” untuk z z > 2, dan “gemuk” untuk z >2. Formula tersebut dapat disalin ke baris berikutnya. Berikut hasil dari prosedur diatas.
Tabel 1. Status Gizi berdasarkan Z-BBU
Kode IBBUTBU BBUmed BBUsd ZBBU Status Gizi
3077 13 9.5 10.6 -0.45455 normal
1118 73 20.7 23.6 -0.24138 normal
1118 19 10.8 12 2.416667 gemuk
3081 19 11.5 12.7 -1.25 normal
2072 40 15.2 17 -1.22222 normal
1063 121 31.4 38.7 -1.0137 normal
1063 39 15 16.8 -1.11111 normal
3110 25 11.8 13.2 0.857143 normal
3110 25 11.8 13.2 0.142857 normal
2064 27 12.7 14.4 0.176471 normal

Nilai z-score berikutnya yang akan dihitung adalah TB/U. Untuk mencari nilai z-score TB/U dibutuhkan TBUmedian dan TBUstandar dari masing-masing responden. Data ini diacu pada usia dan jenis kelamin. Formula yang digunakan untuk mendapatkan TBUmed ialah [=IF($B2=1,INDEX(TBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,1),INDEX(TBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,3))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet TBU dengan nilai IBBUTBU yang tertera dari kolom ke satu, jika tidak maka masukkan data dari kolom ketiga”. Kolom 1 adalah nilai TBUmed untuk laki-laki, sementara kolom 3 adalah nilai TBUmed untuk perempuan.
Formula yang digunakan untuk mendapatkan TBUstandar ialah [=IF($B2=1,INDEX(TBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,2),INDEX(TBU!$D$2:$G$241,Sheet1!$I2,4))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet TBU dengan nilai IBBUTBU yang tertera dari kolom kedua, jika tidak maka masukkan data dari kolom keempat”. Kolom 2 adalah nilai TBUsd untuk laki-laki, sementara kolom 4 adalah nilai TBUsd untuk perempuan. Baik formula untuk mencari TBUmed maupun TBUsd dapat disalin ke baris berikutnya untuk mengetahui semua nilai responden.
Nilai z-TBU didapatkan dengan formula [=($F2-$P2)/($Q2-$P2)]. Formula tersebut didapat dari rumus untuk mencari z-score, yaitu =(TBaktual-TBUmed)/(TBUsd-TBUmed). Formula tersebut dapat disalin dengan cara ditarik ke bawah, untuk mengetahui nilai baris berikutnya. Status gizi responden didapat dengan formula [=IF($R22,”tinggi”,”normal”))]. Formula tersebut didapat dari cut off point pada z-score yaitu “pendek” untuk z z > 2, dan “tinggi” untuk z >2. Formula tersebut dapat disalin ke baris berikutnya.
Tabel 2. Status Gizi berdsarkan Z-TBU
Kode IBBUTBU TBUmed TBUsd ZTBU Status Gizi
3077 13 74.3 77.1 2.035714 tinggi
1118 73 116.1 121 -1.2449 normal
1118 19 80.9 84 -3.51613 pendek
3081 19 82.4 85.4 -4.13333 pendek
2072 40 97 101 -0.75 normal
1063 121 137.5 143.6 -1.06557 normal
1063 39 96.3 100.2 -0.58974 normal
3110 25 84.5 87.7 0.78125 normal
3110 25 84.5 87.7 1.09375 normal
2064 27 87.2 90.6 -0.64706 normal

Nilai z-score berikutnya yang akan dihitung adalah BB/TB. Untuk mencari nilai z-score BB/TB dibutuhkan BBTBmedian dan BBTBstandar dari masing-masing responden. Data ini diacu pada usia dan jenis kelamin. Formula yang digunakan untuk mendapatkan BBBmed ialah [=IF($B2=1,INDEX(BBTB!$C$2:$F$212,Sheet1!$H2,1),INDEX(BBTB!$C$2:$F$212,Sheet1!$H2,3))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet BBTB dengan nilai IBBTB yang tertera dari kolom ke satu, jika tidak maka masukkan data dari kolom ketiga”. Kolom 1 adalah nilai BBTBmed untuk laki-laki, sementara kolom 3 adalah nilai BBTBmed untuk perempuan.
Formula yang digunakan untuk mendapatkan BBTBstandar ialah [=IF($B2=1,INDEX(BBTB!$C$2:$F$212,Sheet1!$H2,2),INDEX(BBTB!$C$2:$F$212,Sheet1!$H2,4))]. Formula tersebut dibaca “jika jenis kelamin responden adalah laki-laki, maka masukkan data dari sheet BBTB dengan nilai IBBTB yang tertera dari kolom kedua, jika tidak maka masukkan data dari kolom keempat. Kolom 2 adalah nilai BBTBsd untuk laki-laki, sementara kolom 4 adalah nilai BBTBsd untuk perempuan. Baik formula untuk mencari BBTBmed maupun BBTBsd dapat disalin ke baris berikutnya untuk mengetahui semua nilai responden.
Nilai z-BBTB didapatkan dengan formula [=($E2-$U2)/($V2-$U2)]. Formula tersebut didapat dari rumus untuk mencari z-score, yaitu =(BBaktual-BBTBmed)/(BBTBsd-BBTBmed). Formula tersebut dapat disalin dengan cara ditarik ke bawah, untuk mengetahui nilai baris berikutnya. Status gizi responden didapat dengan formula [=IF($W22,”lebih”,”normal”))]. Formula tersebut didapat dari cut off point pada z-score yaitu “kurang” untuk z z > 2, dan “lebih” untuk z >2. Formula tersebut dapat disalin ke baris berikutnya.
Hasil yang didapat untuk nilai z-BBTB tidak tercantum semua, terdapat beberapa data yang tidak memiliki hasil (#REF!). Hal ini dikarenakan responden memiliki nilai IBBTB yang sangat besar atau terlalu kecil, sehingga tidak terseda pada data. Data BBTB median dan BBTB standar yang tersedia adalah dengan nilai IBBTB 1-211.
Tabel 3. Status Gizi berdasarkan Z-BBTB
Kode IBBTB BBTBmed BBTBsd ZBBTB Status Gizi
3077 63 10.6 11.5 -1.77778 normal
1118 123 18.7 20.4 0.764706 normal
1118 43 8.4 9.1 7.571429 lebih
3081 43 8.5 9.4 1.666667 normal
2072 91 13.9 15 -0.81818 normal
1063 165 27.3 31 -0.89189 normal
1063 91 13.9 15 -0.81818 normal
3110 77 11.9 12.9 1.1 normal
3110 79 12.2 13.1 -0.22222 normal
2064 73 11.9 13 1 normal

Status gizi yang telah didapat dengan perhitungan z-score, kemudian dihitung jumlahnya untuk setiap kategori. Fungsi yang digunakan adalah COUNTIF. Fungsi ini digunkan untuk menghitung jumlah anggota dengan persyaratan tertentu. Berikut formula yang digunakan untuk menghitung anggota setiap kategori :
Z-BBU
Kurus [=COUNTIF($N$2:$N$33,”kurus”)]
Normal [=COUNTIF($N$2:$N$33,”normal”)]
Gemuk [=COUNTIF($N$2:$N$33,”gemuk”)]
Z-TBU
Pendek [=COUNTIF($S$2:$S$33,”pendek”)]
Normal [=COUNTIF($S$2:$S$33,”normal”)]
Tinggi [=COUNTIF($S$2:$S$33,”tinggi”)]
Z-BBTB
Kurang [=COUNTIF($X$2:$X$33,”kurang”)]
Normal [=COUNTIF($X$2:$X$33,”normal”)]
Lebih [=COUNTIF($X$2:$X$33,”lebih”)]

Tabel 4. Rekap data status gizi berdasarkan Z-BBU
Status Gizi Jumlah (%)
kurus 3 9.4
normal 22 68.8
gemuk 7 21.9
total 32 100.0

Tabel 5. Rekap data status gizi berdasarkan Z-TBU
Status Gizi Jumlah (%)
pendek 6 18.8
normal 21 65.6
tinggi 5 15.6
total 32 100.0

Tabel 6. Rekap data status gizi berdasarkan Z-BBTB
Status Gizi Jumlah (%)
kurang 2 6.7
normal 19 63.3
lebih 9 30.0
total 30 100.0
Kemudian semua anggota untuk setiap perhitungan z-score dijumlahkan untuk mengetahui persentase setiap kategori. Penjumlahan anggota dapat menggunakan fungsi SUM dengan formula [=SUM(S35:S37)], S35:S37 adalah range data yang akan dijumlahkan. Persentase didapatkan dengan formula [=(S35/$S$38)*100]. Formula tersebut didapat dari rumus persentase, yaitu =(jumlah anggota kategori)/(total anggota z-score)×100%. Tanda string ($) pada S38 maksudnya adalah, agar dalam setiap perhitungan ketika disalin ke baris berikutnya, maka sel S38 akan tetap digunakan.

One thought on “ANALISIS DATA PANGAN DAN GIZI : Z-SCORE

  1. NUMPANG INFO YA BOS… bila tidak berkenan silakan dihapus:-)

    LOWONGAN KERJA GAJI RP 3 JUTA HINGGA 15 JUTA PER MINGGU

    1. Perusahaan ODAP (Online Based Data Assignment Program)
    2. Membutuhkan 200 Karyawan Untuk Semua Golongan Individu (SMU, Kuliah, Sarjana, karyawan dll yang memilki koneksi internet. Dapat dikerjakan dirumah, disekolah, atau dikantor.
    3. Dengan penawaran GAJI POKOK 2 JUTA/Bulan Dan Potensi penghasilan hingga Rp3 Juta sampai Rp15 Juta/Minggu.
    4. Jenis Pekerjaan ENTRY DATA(memasukkan data) per data Rp10rb rupiah, bila anda sanggup mengentry hingga 50 data perhari berarti nilai GAJI anda Rp10rbx50=Rp500rb/HARI, bila dalam 1bulan=Rp500rbx30hari=Rp15Juta/bulan
    5. Kami berikan langsung 200ribu didepan untuk menambah semangat kerja anda
    6. Kirim nama lengkap anda & alamat Email anda MELALUI WEBSITE Kami, info dan petunjuk kerja selengkapnya kami kirim via Email >> http://lowonganterbaik2011.blogspot.com/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s