LAPORAN ADPG: ANALISIS POLA PANGAN HARAPAN (PPH)

Laporan Praktikum 6                                      Hari/Tanggal : Senin/16 April 2011

M.K Analisis Data Pangan dan Gizi

ANALISIS POLA PANGAN HARAPAN (PPH)

 

 

Oleh :

Ika Meilaty      I14080120

Asisten :

Pera Tinfika Mutiara, S.Si

Priskila

Rizwana Syarifah

Koordinator Mata Kuliah :

Prof. Dr. Ir. Dadang Sukandar, M.Sc

 

 

 

 

 

DEPARTEMEN GIZI MASYARAKAT

FAKULTAS EKOLOGI MANUSIA

INSTITUT PERTANIAN BOGOR

2011


PEMBAHASAN

            Pola Pangan Harapan (PPH) adalah jenis dan jumlah kelompok pangan utama yang dianjurkan untuk memenuhi kebutuhan zat gizi berdasarkan kontribusi zat gizi energi masing-masing kelompok pangan. Beberapa kegunaan analisis ini adalah :

•          Menilai jumlah dan komposisi konsumsi atau         ketersediaan pangan.

•          Indikator mutu gizi dan keragaman konsumsi atau ketersediaan pangan.

•          Sebagai baseline data untuk mengestimasi kebutuhan pangan ideal di suatu wilayah.

•          Sebagai baseline data untuk menghitung proyeksi penyediaan pangan ideal untuk suatu wilayah.

•          Perencanaan konsumsi, kebutuhan dan peyediaan pangan wilayah.

Data yang digunakan untuk menganalisis PPH adalah data jumlah konsumsi energi per kelompok pangan serta jumlah responden. Data-data tersebut didapat dari file sebelumnya. Konsumsi energi didapat dari sheet “konsumsi”, dan jumlah responden didapat dari sheet “TKG”. Kedua data tersebut akan digunakan untuk menghitung energi aktual pada sheet “PPH”.

Energi aktual dihitung berdasarkan jumlah konsumsi energi berdasarkan kode PPH dibagi dengan jumlah responden. Fungsi yang digunakan adalah SUM dan IF. Fungsi tersebut akan menjumlahkan range data sesuai dengan syarat yang diminta. Formula yang digunakan ialah [=SUM(IF(‘G:\[Prk 8-9. Analisis Kecukupan & Konsumsi Gizi ika 10 resp.xlsx]KONSUMSI’!$E$4:$E$82=B4,’G:\[Prk 8-9. Analisis Kecukupan & Konsumsi Gizi ika 10 resp.xlsx]KONSUMSI’!$H$4:$H$82,0))/COUNT(‘G:\[Prk 8-9. Analisis Kecukupan & Konsumsi Gizi ika 10 resp.xlsx]TKG’!$B$4:$B$13)]. Formula tersebut memerintahkan untuk menjumlahkan konsumsi energi pada sheet “konsumsi” dengan kode PPH sesuai dengan kode PPH yang diminta pada sheet “PPH”. Fungsi ini dapat disalin ke baris berikutnya. Hasil konsumsi energi yang didapat setiap kelompok pangan dijumlahkan dengan fungsi SUM.

Persentase energi aktual setiap kelompok pangan didapat dengan membandingkan energi setiap kelompok pangan dengan total konsumsi energi seluruh kelompok pangan dikali 100. Formula yang digunakan adalah [=D4/D$13*100]. Formula ini dapat disalin ke baris berikutnya. Persentase AKE didapat dengan membandingan konsumsi energi aktual setiap kelompok pangan dengan rata-rata AKE, yaitu 2000, kemudian dikali 100. Formula yang digunakan ialah [=D4/2000*100]. Formula ini dapat disalin ke baris berikutnya.

Skor aktual dan skor AKE dihitung dari persentase masing-masing dikali dengan bobot. Bobot telah ditetapkan dengan prinsip dasar triguna makanan (zat pembangun, zat pengatur, dan zat tenaga). Formula yang digunakan ialah [=E4*G4]. Formula ini dapat disalin ke baris berikutnya. E adalah kolom % aktual dan G adalah kolom bobot, untuk % AKE terdapat pada kolom F.

Skor PPH adalah skor AKE per golongan pangan, Jika Skor AKE lebih kecil daripada Skor Maksimum, maka Skor PPH yang didapat adalah sama dengan skor AKE. Namun, jika Skor AKE lebih besar daripada skor Maksimum, maka Skor PPH adalah sama dengan skor Maksimum. Fungsi yang digunakan adalah fungsi IF dengan formula [=IF(I4>J4,J4,I4)]. Formula tersebut dibaca “Jika skor AKE (I4) lebih besar daripada skor Maksimum (J4), maka isi kolom tersebut dengan skor Maksimum, dan jika tidak maka diisi dengan skor AKE. Formula ini dapat disalin ke baris berikutnya.

Tabel 1. Perbandingan kotribusi energi

No

Kelompok Pangan

Energi (Kal/kap/hari)

Kontribusi (%)

Aktual

Ideal

Selisih

Aktual

Ideal

Selisih

1

Padi-padian

               432

            1,000

          (567.6)

              57.5

              50.0

                7.5

2

Umbi-umbian

                 23

               120

            (97.3)

                3.8

                6.0

               (2.2)

3

Pangan Hewani

               260

               240

              19.5

                5.0

              12.0

               (7.0)

4

Minyak dan Lemak

               784

               200

            584.1

              30.0

              10.0

              20.0

5

Buah/Biji Berminyak

                 49

                 60

            (11.5)

                2.5

                3.0

               (0.5)

6

Kacang-kacangan

                 14

               100

            (86.0)

                3.3

                5.0

               (1.7)

7

Gula

                    5

               100

            (94.7)

                2.5

                5.0

               (2.5)

8

Sayur dan Buah

               101

               120

            (19.4)

                4.3

                6.0

               (1.7)

9

Lain-lain

                 26

                 60

            (34.2)

                0.5

                3.0

               (2.5)

Total

            1,693

            2,000

          (307.0)

            109.3

            100.0

                9.3

Konsumsi pangan aktual untuk setiap bahan pangan masih kurang dari konsumsi yang diharapkan. Hal ini dapat terlihat dari selisih antara konsumsi ideal dengan konsumsi aktual pada tabel 1. Pangan dengan selisih ‘kurang” lebih banyak daripada yang “lebih”.  Konsumsi energi ideal dihitung dari % kontribusi ideal dikali dengan rata-rata AKE, yaitu 2000. Kontribusi energi dari pangan yang dikosumsi juga belum mencukupi AKE. Pangan yang dikonsumsi kurang dari kebutuhan.

Tabel 2. Perbandingan skor PPH

No

Kelompok Pangan

Skor PPH

Estimasi Berat (Gram)

AKE

Ideal

Selisih

Aktual

Ideal

Selisih

1

Padi-padian

              10.8

              25.0

            (14.2)

            118.9

            275.0

          (156.1)

2

Umbi-umbian

                0.6

                2.5

               (1.9)

              17.0

              90.0

            (73.0)

3

Pangan Hewani

              26.0

              24.0

                2.0

            151.4

            140.0

              11.4

4

Minyak dan Lemak

              19.6

                5.0

              14.6

              98.0

              25.0

              73.0

5

Buah/Biji Berminyak

                1.2

                1.0

                0.2

                8.1

              10.0

               (1.9)

6

Kacang-kacangan

                1.4

              10.0

               (8.6)

                4.9

              35.0

            (30.1)

7

Gula

                0.1

                2.5

               (2.4)

                1.6

              30.0

            (28.4)

8

Sayur dan Buah

              25.1

              30.0

               (4.9)

            192.8

            230.0

            (37.2)

9

Lain-lain

                   -

                   -

                   -

                6.5

              15.0

               (8.5)

Total

              84.8

            100.0

            (15.2)

Skor AKE masih kurang dari yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat pada tabel 2. Pada kolom selisih, terlihat bahwa hanya tiga kelompok pangan dengan skor AKE diatas kebutuhan, sementara lima kelompok lainnya masih kurang. Skor AKE kelompok pangan yang sangat jauh dengan harapan adalah kelompok padi-padian, sementara kelompok pangan yang sangat melebihi harapan adalah kelompok minyak dan lemak. Berat pangan yang dimakan juga masih kurang dari harapan. Untuk memenuhi harapan padi-padian dengan nilai harapan rendah membutuhkan konsumsi pangan sebesar 156,1 gram, sedangkan minyak dan lemak sebaiknya dikurangi konsumsinya karena terdapat kelebihan sebesar 73 gram.

Berdasarkan skor PPH, yaitu sebesar 68,1, pangan yang dimakan belum mencukupi harapan dan kurang beragam. Konsumsi pangan hewani, buah/biji berminyak serta minyak dan lemak telah melebihi konsumsi ideal. Hal ini terlihat dari skor AKE yang telah melebihi skor Maksimum, sementara kelompok pangan lain masih kurang dari harapan.

Bahan pangan yang perlu dikurangi konsumsinya adalah minyak dan lemak, pangan hewani serta buah/biji berlemak. Kelompok pangan ini dikonsumsi melebihi konsumsi ideal dengan kelebihan yang besar, sehingga konsumsi harus dikurangi. Sementara itu, bahan pangan yang harus ditingkatkan konsumsinya adalah padi-padian, umbi-umbian, kacang-kacangan, gula, serta sayur dan buah.

Tabel 3. Skor PPH

No

Kelompok Pangan

Skor      AKE

Skor Maksimum

Skor      PPH

1

Padi-padian

10.8

25.0

10.8

2

Umbi-umbian

0.6

2.5

0.6

3

Pangan Hewani

26.0

24.0

24.0

4

Minyak dan Lemak

19.6

5.0

5.0

5

Buah/Biji Berminyak

1.2

1.0

1.0

6

Kacang-kacangan

1.4

10.0

1.4

7

Gula

0.1

2.5

0.1

8

Sayur dan Buah

25.1

30.0

25.1

9

Lain-lain

0.0

0.0

0.0

Total

100.0

68.1

LAMPIRAN

Tabel PPH

No

Kelompok Pangan

Energi Aktual

% Aktual

% AKE

Bobot

Skor   Aktual

Skor      AKE

Skor Maksimum

Skor      PPH

1

Padi-padian

             432

25.5

            21.6

              0.5

12.8

            10.8

            25.0

10.8

2

Umbi-umbian

               23

1.3

              1.1

              0.5

0.7

              0.6

              2.5

0.6

3

Pangan Hewani

             260

15.3

            13.0

              2.0

30.7

            26.0

            24.0

24.0

4

Minyak dan Lemak

             784

46.3

            39.2

              0.5

23.2

            19.6

              5.0

5.0

5

Buah/Biji Berminyak

               49

2.9

              2.4

              0.5

1.4

              1.2

              1.0

1.0

6

Kacang-kacangan

               14

0.8

              0.7

              2.0

1.7

              1.4

            10.0

1.4

7

Gula

                 5

0.3

              0.3

              0.5

0.2

              0.1

              2.5

0.1

8

Sayur dan Buah

             101

5.9

              5.0

              5.0

29.7

            25.1

            30.0

25.1

9

Lain-lain

               26

1.5

              1.3

                -

0.0

                -

                -

0.0

Total

         1,693

100.0

            84.7

         100.0

            68.1